Advertisement

iklan

Sejarah Candlestick

Penulis

+ -

Pernahkah Anda memikirkan dari mana asal usul candlestick? Dan bagaimana candlestick bisa diciptakan?

iklan

iklan

Pernahkah Anda memikirkan dari mana asal usul candlestick? Dan kenapa candlestick bisa dipakai pada pasar forex? Sejarah candlestick sudah terjadi pada tahun yang lampau dimana belum ada kemajuan teknologi seperti sekarang ini. Lalu bagaimana candlestick bisa diciptakan? Jawaban dari pertanyaan-pertanyaan tersebut akan kami ulas dengan jelas pada artikel ini.

Sejarah candlestick chart konon sudah dimulai berabad-abad lalu di Jepang. Candlestick digunakan para pedagang beras di Jepang untuk mengamati dan menganalisis pergerakan harga beras di pasar. Sejarah metode candlestick bisa dikatakan berawal dari abad ke-16. Pada akhir tahun 1500-an hingga pertengahan tahun 1700-an, Jepang yang memiliki 60 provinsi merupakan negara dengan jalur perniagaan yang berkembang pesat.

Adalah Munehisa Homma, seorang pengusaha beras di Jepang pada tahun 1700-an yang paling terkenal dalam memprediksikan pergerakan harga-harga beras pada masanya dengan menggunakan harga-harga lampau. Berawal dari catatan rutinnya mengenai harga pembukaan, penutupan, tertinggi, dan terendah pasar setiap harinya, Homma menggambarkan pola candlestick yang pada akhirnya juga digunakan sebagai acuan oleh sesama trader pada masa itu. Dalam bukunya yang berjudul "Sakata Rules", Homma menjelaskan pola-pola dasar candlestick dan cara penggunaannya. Metode ini kemudian dibawa dari Jepang dan diperkenalkan secara luas oleh Steve Nison dalam bukunya mengenai Candlestick, sehingga akhirnya menjadi populer di kalangan para trader spekulatif, mulai dari saham hingga forex.


Sekilas Tentang Candlestick

Candlestick memiliki badan yang ukurannya bisa berbeda-beda. Badan yang berbentuk panjang menunjukkan trend penjualan atau pembelian yang kuat. Semakin kuat tren ini maka semakin panjang juga bentuk badan candlestick. Sebaliknya, badan yang berbentuk pendek menunjukkan kecilnya aktivitas pembelian atau penjualan.

Sejarah
Jika candlestick memiliki bayangan atas yang panjang dan bayangan bawah yang pendek, itu menunjukkan bahwa pembeli (buyer) berupaya masuk sehingga sempat membuat harga naik akan tetapi kemudian diimbangi oleh datangnya penjual (seller) yang membuat harga kembali mendekati level pembukaan.

Sejarah
Jika candlestick memiliki bayangan bawah yang panjang dan bayangan atas yang pendek, itu berarti penjual (seller) berupaya masuk ke pasar dan membuat harga sempat menurun namun kemudian diimbangi oleh aktivitas pembeli (buyer) sehingga harga kembali naik ke level pembukaan.

122142
Penulis

Parmadita mengenal forex mulai tahun 2010. Sejak saat itu, menggali beragam pengetahuan dan pengalaman terkait forex dari berbagai sumber, baik tentang indikator teknikal biasa, psikologi trading, maupun Expert Advisor.

Aethelred
thanks atas informasinya. Sangat berguna