EUR/USD 1.073   |   USD/JPY 153.150   |   GBP/USD 1.254   |   AUD/USD 0.658   |   Gold 2,302.41/oz   |   Silver 26.87/oz   |   Wall Street 38,225.66   |   Nasdaq 15,840.96   |   IDX 7,127.30   |   Bitcoin 59,123.43   |   Ethereum 2,988.17   |   Litecoin 80.12   |   Dow Jones Industrial Average ditutup naik 0.85% ke 38,225, S&P 500 juga menguat 0.91% ke 5,064, dan Nasdaq menanjak 1.51% ke 15,840, 2 jam lalu, #Saham Indonesia   |   PT United Tractors Tbk. (UNTR) menjadwalkan cum dividen pada hari ini, Jumat (3/Mei), 2 jam lalu, #Saham Indonesia   |   BEI menyetop perdagangan saham PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN) mulai hari ini, 2 jam lalu, #Saham Indonesia   |   Shutterstock, Inc (NYSE: NYSE:SSTK) telah merilis laporan keuangan Q1/2024, melampaui ekspektasi pendapatan dan EBITDA dengan angka $214 juta dan $56 juta, 2 jam lalu, #Saham AS

Dolar Depresi Saat Sinterklas Reli Di Wall Street

Penulis

Dolar AS terancam bakal terus tertekan lantaran wacana pemangkasan suku bunga The Fed. Ini dia pandangan para pakar dunia tentang prospek dolar AS tahun 2024.

Seputarforex - Indeks Dolar AS (DXY) terpuruk pada kisaran 101.50-an seusai perayaan Natal (27/Desember), melantai pada level terendahnya dalam enam bulan terakhir. Nasib greenback bertolak belakang dengan kinerja bursa saham Wall Street yang terus mendaki di tengah Santa Claus Rally.

DXY Daily

Volume trading melempem sehubungan dengan libur panjang menjelang pergantian tahun, sehingga pergerakan major pairs cenderung minim. Sementara itu, daya tarik dolar AS semakin memudar.

Dolar AS pada akhir tahun 2023 ini kemungkinan akan membukukan kinerja terburuk sejak 2020. Pasalnya, spekulasi pemangkasan suku bunga The Fed kian semarak. Banyak analis juga memperkirakan perekonomian AS melambat seiring dengan penurunan inflasi, meskipun tidak sampai terjun ke jurang resesi.

Dolar AS bahkan terancam bakal terus tertekan sampai tahun depan. Khususnya apabila keunggulan ekonomi AS berkurang dan situasi China justru membaik.

"Memasuki tahun 2024, jika USD terus diperdagangkan dengan premi yang lebih tinggi dibandingkan fundamentalnya (yang telah turun dibandingkan tahun lalu), USD akan rentan terhadap pullback ketika (The Fed) beralih dari pengetatan kebijakan ke pelonggaran kebijakan," ungkap Amundi, salah satu manajer investasi terbesar di Eropa.

Para pakar kawakan pada lembaga-lembaga keuangan multinasional secara umum memiliki pendapat beragam tentang prospek dolar AS tahun 2024. Sebagian analis bersikap lebih pesimistis terhadap prospek USD, contohnya para pakar dari Amundi, Goldman Sachs, dan Bank of America. Namun, sebagian lainnya — Morgan Stanley, Danske Bank, dan HSBC— yakin dolar AS mampu mempertahankan singgasananya.

Morgan Stanley berpendapat dolar AS akan tetap unggul berkat karakteristik khasnya sebagai "safe haven". Dolar AS juga akan tetap perkasa jika The Fed mempertahankan tingkat suku bunga saat ini dalam kurun waktu lebih lama daripada perkiraan pasar. Oleh karenanya, Morgan Stanley mencanangkan "short EUR/USD" sebagai salah satu ide trading paling top untuk tahun 2024, dengan target kembali ke paritas (1.00) pada kuartal pertama.

Download Seputarforex App

300092
Penulis

Alumnus Fakultas Ekonomi, mengenal dunia trading sejak tahun 2011. Seorang News-junkie yang menyukai analisa fundamental untuk trading forex dan investasi saham. Kini menulis topik seputar Currency, Stocks, Commodity, dan Personal Finance dalam bentuk berita maupun artikel sembari trading di sela jam kerja.